Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Juni 2014

Bima Satria Garuda X (season 2 from Bima Satria Garuda)

Nih bocorannya karena hari ini ada press conference dan betebaran foto2nya maka saya akan bantu postingin gambar2nya. Bima Satria Garuda bakal punya form baru dan lebih dari 1.Hehe.Pendasaran?Nih..









Keyword: Bima Satria Garuda, Bima Satria Garuda Season 2, Bima Satria Garuda X, Indonesian Hero, New Bima Satria Garuda

Senin, 23 September 2013

Belajar dari PIYOH : MENJUAL INDONESIA TANPA MERUSAK DAN MENGUBAHNYA

“PIYOH! Apaan Bro?”
Ya, kata itu sempat membuat otak dan imajinasiku kram. Hahaha, bercanda. Tapi emang bener, sempet bingung dengan kosa kata ini pertama kali dengar. Bayanganku justru meluncur jauh ke karakter seekor ayam bernama PIYO, dan sempet mikir “apa Bang Hijrah jualan anak ayam?”. Tebakanku mleset banget ternyata.
PIYOH merupakan kosa kata dalam bahasa Aceh yang berarti mampir atau singgah. Nama ini digunakan oleh pendiri Piyoh Design sebagai merk dagang merchandisenya yang khas bertema lokal terutama Sabang dan sekitarnya. Jelas, konsep bagaimana mengajak untuk piyoh ke Sabang dan Aceh untuk meramaikan pariwisata di sana, serta beli oleh2-oleh merchandise di tokonya Bang Hijrah tentunya.
Oia, gimana aku bisa tau tentang hal-hal tadi? Dimulai dari sebuah pelayaran kepemudaan bernama SAIL MOROTAI 2012. Singkatnya begini alurnya:
Naik kapal > berusaha kenalan dengan banyak pemuda sekapal (hampir 500 lebih orang) > malah gak sempet ketemu dan kenalan ama Bang Hijrah > turun kapal > gabung di grup facebook alumni Sail Morotai > add/ngeadd dlu Bang Hijrah > saling posting karya > dan baru mudeng kalau Bang Hijrah founder dari Piyoh Design.
Singkat? Ya sesingkat itulah rasanya. Padahal kami berlayar dalam 1 kapal hampir 1 bulan (28 hari) dan kami gak menyapa sama sekali.
So, ini ada sedikit gambar dari aku mengenai PIYOH! Tentang MAMPIR ya, bukan tentang anak ayam.


Ya banyak yang tanya apa itu “menjual Indonesia tanpa merusak dan merubahnya”. Banyak memperhatikan contoh di dunia ini tentang konsep serupa. Salah satu yang aku perhatikan adalah dari PIYOHnya Bang Hijrah. Selama ini kita selalu bicara mengenai kekayaan hasil bumi Indonesia, kekayaan bahan tambang mentah Indonesia, kekayaan migas Indonesia, dan hal-hal yang sebenarnya udah terlalu kuno untuk jadi pemasukan utama kita. Bayangin aja, barang-barang itu adalah Sumber Daya Alam non hayati/tidak dapat diperbarui (kurikulum mata pelajaran IPS jaman SD kelas 4 tahun 1999 *oke,ketauan umurku sekarang). Trus kalo persediaan pada abis mau gimana lagi?
Maka dari itu, bisnis berkonsep “menjual Indonesia tanpa merusak dan merubahnya” adalah salah satu alternatif. Kalo aku bikin alur seperti ini:
Gali potensi Indonesia > visualisasikan dalam berbagai karya dan produk > jual ke dalam dan luar negeri > dapat profit > rakyat jadi mandiri dan senang > ...Hiduplah Indonesia Raya.
Alur di atas akan memberi dampak pada munculnya pertanyaan “ya itu kan buat orang-orang yang kreatif”. Jujur ya, sering sedih dan nangis bombay denger kata-kata kayak tadi (mengalun lagu sendu). Kita ini terlalu menjadi makhluk-makhluk yang berjalan di jalan yang umum, di jalan yang banyak dilalui orang, dan suka melalui jalan yang “suk-sukan”, umpek-umpekan”,”desel-deselan” (ini adalah bahasa Jawa dari kata “berdesak-desakan”). Masalah kreativitas itu sebuah takdir kemampuan yang dimiliki setiap orang kok. Sumpah dah. Bayangin, sejak kecil kita selalu bisa berimajinasi jadi superman hanya dengan melilitkan sarung/kain di leher kita. Seakan-akan kita tidak takut dengan apapun, serasa bisa terbang, dan menjadi kuat setelah proses lilitisasi sarung ke leher kita tadi (maaf, ada bahasa Vickynisasi di sini). Saat proses tumbuh dewasalah kita mulai diberi batasan,diberi berbagai doktrin, dan akhirnya kita menjadi pribadi yang jauh dari berbagai imajinasi yang bisa merangsang kreativitas itu kembali muncul. (Mungkin perlu sedia 1 page khusus bagaimana cara membangkitkan kreativitas kembali).
Akhir kata dari aku. Bagaimanapun bentuknya, PIYOH telah mengajari berbagai hal dalam memotivasi diri sendiri dalam keberhasilan, mengajari bagaimana “menjual” negeri ini keluar tanpa rusak, mengajari “kalo bukan kita rakyat Indonesia yang memajukan negerinya sendiri lalu siapa lagi?”, dan tentunya bagiku mengajari bahwa PIYOH itu MAMPIR bukan nama anak ayam. Hehehe..
Tengkyu udah baca postingan ini. Dan tetap SEMANGAT!! (Sonny Tulung style).

Pengen tau lebih lanjut tentang PIYOH? Langsung piyoh aja ke >> http://piyoh.blogspot.com/
Tulisan ini persembahan dari kami >> https://www.facebook.com/pages/Nopan-Creative/123914384441201?ref=hl

Kamis, 18 Oktober 2012

Menyapa Setelah Lama Ngilang


Hai pembaca! Lama buaaaaanget nih aku gak menyapa kalian dan nambahin postingan di blog ini. Banyak alasan sih kenapa aku gak ngotak-atik nih blog ampe hampir banyak laba-laba nih halamannya. Hehehehe... Pertama karena aku lagi sibuk Kuliah Kerja Nyata – KKN di Dieng (ketahuan dah mahasiswa tua), kedua aku sibuk ngurusi kuliah yang mau aku tinggal ikut even (sok sibuk), ketiga karena aku ikut pelayaran SAIL MOROTAI 2012, dan yang terakhir masih sibuk nyari pujaan hati (STMJ=Semester Tujuh Masih Jomblo). Untuk alasan terakhir gak usah begitu diresapi, takut kalian ikut galau. Krik..Krik..Krik..*lempar sandal.
Nah, pembaca,mohon sabar dikit nih kalo nungguin ceritaku di Sail Morotai kemarin. Hehehe..masih sibuk ngerjain tugas n lagi cari dana buat penelitian kecil2an nih. Tapi tenang, buat yang penasaran bisa liat foto-fotoku kemarin pas Sail Morotai dengan rute perjalanan Jakarta-Ambon-Sorong-Raja Ampat-Ternate-Morotai-Makasar-Jakarta.
*Jangan lupa add Facebook dan follow twitku,sapa tau ada update foto2 Sail Morotai 2012 (klik aja gambar kotak di sebelah kanan)
bawah airnya Raja Ampat Papua
bawah airnya Raja A
mpat Papua *Keren CUUUY ~(‾▿‾~)(~‾▿‾)~


Bukit di belakang kantor Pertamina Sorong Papua (*indah)
Pulau Morotai


Kelompok 13 Kelompok Alor..kelompok paling bumbum..
Foto Bareng Kontingen DIY #bangga

dengerin pengarahan Pak Andi Malarangeng (jago standup jg lho)
Kelompok Alor bareng pendamping




Ngeksis di haluan kapal saat pakai  tanda ketua kelompok
Saat tiba di Ambon


Foto bareng Komandan Satgas di geladak Ende
KRI Surabaya dan KRI Makasar di Ambon


KRI 591 Surabaya dan 590 Makasar (yang ngangkut kami yang 591)
Gong Perdamaian di pusat kota, Ambon


Sialnya pas foto ini aku pakai kaos merah

Pantai Pulau Saunek Raja Ampat Papua

siap2 diving di Raja Ampat


wajib pose di bawah air. talk less dive more

foto dulu sama si Didi

mandi khatulistiwa bareng TNI cuuuy
berangkat nyelam dulu
mandi khatulistiwa.*byuuuur


Raja Ampat Papua. Pulau Wayang, itu yang sering keluar di tipi2
Benteng di Ternate. Dulu cuma baca di buku


Kraton Kesultanan Ternate
Danau Tolire,Ternate *tau danau yang kalo kita lempar batu gak bakal sampai tengah??


Ikut ngibarin bendera merah putih untuk mecahin Rekor
Nampang dulu di acara puncak Morotai


Nonton penerjun payung TNI AU
Ketemu Pak andi lagi di Morotai


Foto bareng veteran PD II
depan Panzer 6x6 produk Indonesia standar PBB


Foto bareng Kapten Kapal Pak Joni
La Galigo di dalam benteng Rotterdam
depan Fort Rotterdam


tampang kampung masuk Trans Studio Makasar

Pantai Losari cuy..~(‾▿‾~)(~‾▿‾)~

Add caption
Blajar nyetir kapal *untung gak nyetir beneran (bayangin

Mengintai musuh lewat anjungan KRI Surabaya
Sayonara KRI 591